Pages

October 08, 2010

ALAM GHAIB YANG BERHUBUNGAN DENGAN HARI AKHIR

BAB II
ALAM GHAIB YANG BERHUBUNGAN
DENGAN HARI AKHIR

A.Alam Barzah

Alam Barzah adalah suatu alam yang membatasi antara dua alam yaitu alam dunia dan alam akhirat. Alam barzah disebut juga dengan alam kubur. Roh orang yang sudah mati akan berada pada alam barzah sampai datangnya hari akhir atau hari kiamat.
Di alam barzah, manusia akan mengalami kenikmatan atau siksaan dari malaikat yang terkenal dengan istilah nikmat kubur daan siksa kubur. Manusia yang selama hidup di dunia banyak mengerjakan amal shaleh, dan mengerjakan syariat Islam dengan benar, banyak berbuat kebaikan maka dia akan mendapat nikmat kubur di alam barzah. Sedangkan orang-orang kafir, orang-orang yang hidupnya didunia banyak melakukan kejahatan dan kemaksiatan akan mendapatkan siksa kubur dan perlakuan kasar dari Malaikat Munkar dan Nakir.
Berkaitan dengan nikmat dan siksa kubur Rasullulah SAW bersabda yang artinya: “ jika seseorang (mayit) di dalam kubur dan ia ditinggalkan teman-temannya maka ia akan mendengar bunyi sandal mereka. Maka saat itu didatangi dua Malaikat yang kemudian mendudukkannya, dan bertanya “ bagaimana pendapatmu dahulu tentang orang ini, yakni Nbi Muhammad SAW? Adapun orang mukmin akan menjawab ” aku bersaksi bahwa ia hamba dan Rasul Allah. Malaikat itu berkata “ tidaklah tempatmu di Neraka sana telah diganti oleh Allah dengan tempat duduk di Syurga, kemudian ia melihat kedudukannya, lalu ia di kubur merasa lapang. Adapun orang kafir, ketika ditanya “ bagaimana pendapatmu tentang Nabi Muhammad? Ia menjawab ” saya tidak tahu dan tidak pernah membaca (namanya).” lalu ia dipukul dengan palu dari besi sehingga ia menjerit kesakitan, yang suaranya terdengar oleh mkhluk disekitarnya kecuaali manusia dan jin.”
Amal-amal shaleh yang selama didunia akan menampakkan diri kepada pemiliknya, begitu pula amal perbuatan jelek. Dan ruh manusia pun tergantung pada amal perbuatannya selama hidup di dunia. M jahat langit tidfak akan menerima kecuali ada unta yang mampu memasuki lubang jarum, dan ini mustahil terjadi. Dalam Q.S Al-A’raf ayat 40:

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit[540] dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum[541]. Demikianlah kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.”

[540] artinya: doa dan amal mereka tidak diterima oleh Allah.
[541] artinya: mereka tidak mungkin masuk surga sebagaimana tidak mungkin masuknya unta ke lubang jarum.

B.Yaumul Ba’as

Yaumul Ba’as adalah hari dimana semua makhluk akan dibangkitkan dari alam kubur. Waktu dibangkitkan nanti, seluruh manusia kan berbeda-beda. Perbedaan bentuk tubuh dan ruh mereka akan tergaantung dari keimanan dan amal perbuatannya. Orang yang teguh imannya , baik amal perbuatan, serta suci jiwanya maka ia akan dibangkitkan dalam bentuk tubuh dan ruh yang sempurna. Sebaliknya orang yang rusak, burukamal perbuatannya, kotor jiwanya, maka ia dibangkitkan dengan tubuh dan ruh yang tidak sempurna.

Ayat Al-Qur’n yang menerangkan aadanya yaumul ba’as antara lain: Q.S Al-Hajj ayat 7

Artinya:”Dan Sesungguhnya hari kiamat itu Pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.”



Dan Q. S Yaasin ayat 51:

Artinya:” Dan ditiuplah sangkalala[1270], Maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.

[1270] tiupan Ini adalah tiupan sangkalala yang kedua yang sesudah nya bangkitlah orang-orang dalam kubur.

C.Yaumul Masyar

Yaumul Masyar adalah Hari dimana setelah manusia dibangkitkan dari alam kubur setelah itu dikumpulkan di suatu tempat (padang masyar) untuk menjalani pemeriksaan amal yang telah dilakukan selama hidup di dunia.
Di Padang Masyar semua orang sibuk dengan urusan masing-masing. Disini tidak ada hidup saling menolong. Yang ada hanyalah pertanggungjawaban terhadap diri sendiri. Apa yang telah dibuatnya didunia menjadi tanggungjawabnya. Pada hari kiamat keluarga, saudara, kenalan baik, semuanya tidak ada yang bisa menolong. Firman Allah dalam S. Al-Mumtahanah ayat 3:

Artinya: ”Karib kerabat dan anak-anakmu sekali-sekali tiada bermanfaat bagimu pada hari kiamat. dia akan memisahkan antara kamu. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.”

Di padang Masyar orang-ornag yang tidak berriman atau kafir dikumpulkan dalam keadaan buta. Firman Allah Q.S. Al-Isra’ ayat 97:

Artinya:”Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang dia sesatkan Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. dan kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. tempat kediaman mereka adalah neraka jahannam. tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.”

D.Yumul Hisab

Yaumul hisab adalah hari perhitungan, semua amal perbuatan manusia di dunia akan diperhitungkan. Firman Allah tentang Hisab sebagai berikut:

Artinya.”Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab/perhitungan". (QS Saad: 16)

Setiap orang akan menerima catatan/rekaman amal perbuatan selama di dunia. Catatan/rekaman itu diberikan kepada masing-masing orang dalam posisi yang berbeda. Ada yang menerima dari kanan dan ada yang dari kiri. Ada yang menerima dengan gembira dan ada pula yang penuh ketakutan.

Firman Allah Q. S. Al-Insyiqaq ayat 7-13:

Artinya:”Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya. Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah. Dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang. Maka dia akan berteriak: "Celakalah aku". Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).”

Suasana pada waktu itu amat mencekam dan menakutkan. Orang tidak mungkin dapat berdusta karena semua anggota badan dan semua amal tampak hidup dan berbicara memberikan kesaksian. Dari hasil itulah ditentukan balasan dari amal perbuatan manusia. Orang yang selama di dunia melakukan amal shaleh maka akan mendapatkan imbalan yang menyenangkan di Syurga. Sebaliknya, orang yang berbuat kejahatan dan kemaksiatan akan mendapatkan balasan azab di Neraka.

Firman Allah dalam Q.S. Yaasin ayat 65:

Artinya:”Pada hari Ini kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.”

E.Yaumul Mizan

Yaumul Mizan adalah timbangan, Hari dimana amal perbuatan manusia dieprhitungkan dengan timbangan keadilan Allah. Timbangan keadilan Allah memiliki ketepatan yang tidak mungkin meleset sedikit pun. Semua amal perbuatan manusia dari yang terkecil sampai yang terbesar ditimbang dengan timbangan tersebut. Hasil dari penimbangan itu akan menentukan apakah seseorang akan hidup bahagia atau sengsara.

Firman Allah Q.S. Al-Anbiya’ ayat 47:

Artinya:”Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, Maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. dan jika (amalan itu) Hanya seberat biji sawipun pasti kami mendatangkan (pahala)nya. dan cukuplah kami sebagai pembuat perhitungan.”

Semua amal perbuatan manusia dari yang terkecil sampai yang terbesar selama hidup di dunia akan ditimbang. Q.S. Al-Mukminun ayat 102-103:

Artinya:”Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, Maka mereka Itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, Maka mereka Itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka jahannam.”


F.Surga

Surga adalah tempat bagi orang-orang yang ikhlas beribadah, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Surga merupakan tempat di akhirat yang berisi penuh dengan kesenangan dan kegembiran. Jika keindahan di dunia bersifat sementara maka keindahan dan kesenangan di akhirat bersifat kekal.

Firman Allah Q.S. Muhammad ayat 15:

Artinya:”(apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?”

Orang-orang yang shaleh tampak berseri-seri tanda mereka sangat senang. Mereka begitu puas akan apa yang telah mereka perbuat selama di dunia. Allah telah membuktikan kasih sayang-Nya kepada orang yang bertakwa. Firman Allah Q. S. Al-Ghasiyah ayat 8-16:

Artinya:”Banyak muka pada hari itu berseri-seri. Merasa senang karena usahanya. Dalam syurga yang tinggi. Tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna. Di dalamnya ada mata air yang mengalir. Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan. Dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya). Dan bantal-bantal sandaran yang tersusun. Dan permadani-permadani yang terhampar.”

G.Neraka

Neraka adalah suatu tempat di akhirat yang sangat tidak menyenangkan, tempat ini untuk orang kafir, orang yang melanggar perintah Allah. Di Neraka orang yang berbuat dosa melebihi amalnya akan mendapat siksa.
Ayat-ayat yang menggambarkan bagaimana dasyatnya dan seramnya Neraka:
1.Bahan bakar neraka terdiri dari manusia dan bebatuan. Firman Allah Q.S Al-Baqarah ayat 24:

Artinya:”Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) - dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.”

2.Penjaga neraka. Firman Allah QS At-Tahrim ayat 6:

Artinya:”Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

3.Badan penghuni neraka. Untuk merasakan siksaan abadi yang dasyat di neraka maka tubuh para penghuni neraka dibesrkan dan setiap kali kulit mereka gosong daan hangus maka akan diganti kulitny. Firman Allah QS An-Nisa’ ayat 56:

Artinya:”Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka. setiap kali kulit mereka hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

4.Makanan penduduk neraka berupa zaqqum, yaitu buah dari sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka, apabila dia makan perut mereka akan mendidih dn tidak kenyang lebih merasa lapar dan haus. Firman Allah QS Ad-Dhukan ayat 43-46:

Artinya:”Sesungguhnya pohon zaqqum itu[1378]. Makanan orang yang banyak berdosa. (Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut Seperti mendidihnya air yang amat panas.”

[1378] Zaqqum adalah jenis pohon yang tumbuh di neraka.

5.Minuman penduduk neraka adalah nanah yang sangat panas. Firmn Allah QS An-Naba’ ayat 24-26:

Artinya:” Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman. Selain air yang mendidih dan nanah. Sebagai pambalasan yang setimpal.”

H.Hikmah Beriman Kepada Hari Akhir

1.Jika kita berbuat baik di dunia maka kita akan memetik hasilnya di akhirat berupa kehidupan yang bahagia. Sebaliknya, jika sering berbuat jahat dan maksiat maka hasil yang kita petik berupa kesengsaraan dan penderitaan yang berat.
2.Manusia menjadi lebih optimis dalam hidupnya.
3.Menumbuhkan sifat ikhlas beramal di dunia.
4.Menjauhkan diri dari sifat maksiat.
5.Manusia tidak bisa terlepas dari pengawasan Allah.

6 comments: